Baca

Baca


Benci saat saat tertentu dan benci orang orang tertentu dengan sangat mudah. Tak hanya menutup diri dari mereka, namun terkadang perasaan memuakkan terhadap mereka seketika muncul. Terkesan apatis dan tak peduli.

Masalah itu selalu menghantui, mengiringi, dan selalu menakuti diri. Bukan tanpa sebab membenci seseorang seketika. Tapi memang hutang amarah dan murka yang menumpuk sedari dulu. Di saat yang tidak tepat terkadang mereka tiba tiba muncul.

Kalian seharusnya perlu mengenal orang tak hanya secara umum. Terkadang dirasa perlu mendekatkan diri secara penuh. Kalian tak akan pernah tau tabiat ku yang terselubung di tumpukan jerami kebaikan. Kalian hanya tau diri ku dengan " Seorang wanita dengan sikap acuh tak acuh disertai beribu sikap yang sulit ditebak".

"Munafik dan tak tau malu". Sebuah kalimat yang aku persembahkan untuk kalian. Kalian tak lebih dari seorang penjilat. Kalian berpikir diri kalian sedang berhura hura dengan lelucon yang keluar dari mulut kalian. Tidak kah otak kalian mencerna lontaran lontaran lelucon menyakitkan yang kalian lontarkan. Bisakah menyinkronkan ucapan yang akan keluar dengan logika otak kalian?

Setelah ini, tak perlu bertanya kepada siapa pesan ini ditujukan. Cukup renungkan, seberapa buruk tabiat kalian. Tak usah sibuk mencampuri urusan orang lain. Kau bukan advokat apalagi penasihat yang bekerja suka rela mencampuri urusan. Datang jika perlu, panggil jika membutuhkan. Tak usah repot jika tak diinginkan. Kau bukan sosok idaman, jadi jangan pernah berharap akan dipentingkan.


Putriayu.k
02/10/2019

Komentar

Postingan Populer