Aku dan Waktu
Aku dan Waktu
Teringat saat-saat yang penuh tawa. Tak terasa begitu cepatnya perputaran waktu. Dirimu yang sudah lama tak ku sapa. Memandang dengan teliti setiap kali kita berjumpa. Hanya dapat membungkam mulut yang ingin berkata. Aku ingin menyapamu lagi. Seseorang yang pernah dengan sangat ku cintai. Setiap kali statusmu update di media sosial. Ingin sekali mengirimimu chat singkat. Bertanya perihal kabarmu. Atau mungkin, menuliskan 'aku kangen kamu'. Namun, kita bukan siapa-siapa lagi. Kamu kini adalah orang asing bagiku. Sama seperti saat aku belum mengenalmu. Meski, akhirnya kamu biarkan aku menjadi milikmu. Menjadikan aku bagian dari kehidupanmu. Lalu, kamu memilih untuk menjadi tiada.
Aku tidak bisa memilih antara harus menggapaimu atau melepaskanmu. Sesudah ku tahu, ternyata begini rasanya terluka. Lalu bagaimana bisa aku terus menggapaimu. Disaat semua kepedihan sudah ku rasakan. Kamu yang membuatku terluka. Lalu, bagaimana bisa kamu masih memintaku untuk bertahan. Cara terbaik untuk mengatasinya hanyalah dengan melepaskanmu. Aku tidak bisa berbuat apa-apa, aku hanya bisa belajar menerimanya. Biarkanlah waktu yang memulihkannya. Perlahan tapi pasti, aku akan terbiasa.
Putriayu.k
16/09/2017
Putriayu.k
16/09/2017
Komentar
Posting Komentar